QC, Inspeksi, Testing dan Sertifikasi
Umumnya pengawasan mutu, inspeksi, testing dan sertifikasi pesawat angkat (crane) dilakukan dengan latar belakang sebagai berikut :

  • Melindungi keselamatan pekerja dan publik
  • Melindungi nilai fasilitas
  • Melindungi lingkungan hidup
  • Kompetisi pasar global
  • Regulasi negara setempat

Dengan demikian dalam pengoperasiannya crane yang dimaksud dapat dijamin layak, aman dan memenuhi ketentuan design, peraturan negara setempat, code, standard dan spesifikasi yang telah ditentukan.
Pengawasan Mutu/Quality Control (QC) umumnya dilakukan oleh pihak fabricator, instalator atau kontraktor pemilik crane, sehingga scope kerja yang dilaksanakan dapat diselesaikan dengan tepat waktu dan sesuai dengan mutu yang diisyaratkan. Inspeksi/Quality Ansurance (QA) dan testing umumnya dilaksankan oleh dan untuk kepentingan owner, goverment agency, atau third party company yang bekerja on behalf og governmant agency. Maksud inspeksi dan testing disini adalah untuk memverifikasi bahwa pengawasan mutu (QC) telah dilaksanakan dengan baik, scope kerja yang dilaksanakan dapat dikerjakan tepat waktu dan sesuai dengan yang diisyaratkan. Dalam pelaksanaan seluruh scope of work, QA harus dapat menangkap semua permasalahan lebih dini dan selanjutnya harus dapat menetapkan langkah-langkah yang efektif untuk perbaikan dan mencegah terjadinya pengulangan masalah serupa.

Guna melakukan pengawasan pada suatu kegiatan usaha, sertifikasi dan atau pemberian izin operasi umumnya dilakukan oleh badan yang berwenang yang ditunjuk oleh Pemerintah sesuai UU yang berlaku.

Initian Inspection – Crane Baru
Initial inspection umumnya dilakukan pada keadaan crane sebagai berikut :

  • Crane baru dan sedang diinstal di lokasinya
  • Crane lama yang secara permanent dipindahkan ke suatu tempat baru
  • Crane temporer setelah relokasi

Setiap initial inspection harus disertakan load testing pada scope pemeriksaan.

hoist crane,jual hoist crane,pemeriksaan hoist crane

Pemakaian & Inspeksi Crane Terpasang
Terkait scope dan frekuensi pemeriksaan yang diperlukan, umumnya pemakaian crane dibedakan menjadi :

  • Infrequent Usage. Crane dengan jam pemakaian 10 jam atau kurang per bulan dihitung rata-rata dalam waktu i kuartal. Crane jenis ini hanya wajib dilakukan pre-use dan annual inspection. Pemilik crane perlu secara berkala mengevaluasi kategori crane untuk penetapan tingkat interval inspeksi yang aman
  • Moderate Usage. Crane dengan jam pemakaian lebih dari 10 jam tetapi kurang dari 50 jam perbulan dihitung rata-rata dalam waktu 1 kuartal. Pada crane jenis ini wajib dilakukan pre-use, quartely dan annual inspection
  • Heavy Usage. Crane dengan jam pemakaian lebih lebih dari 50 jam perbulan dihitung rata-rata dalam waktu 1 kuartal. Pada crane jenis ini wajib dilakukan pre-use, monthly, quartely dan annual inspection (sgr)

Jenis crane yang umum dipergunakan, meliputi :

  • Pedestal Crane, umumnya dipergunakan diplatform, dimana crane bearing duduk menetap pada pipa pedestal.
  • Tower Crane, umumnya dipakai didarat, walaupun beberapa diantaranya ada pula yang diinstal di offshore. Crane jenis ini duduk pada kaki rangka (tower) dan tidak ada gerakan boom naik-turun.
  • Mobile Crane, umumnya dipakai didarat, walaupun beberapa diantaranya ada pula yang diinstall di offshore. Sesuai namanya crane ini dapat mobile atau berpindah tempat dengan menggunakan atau roda yang dimilikinya.
  • Truck Crane, mirip dengan mobile crane hanya saja kendaraan yang dipergunakannya adalah jenis truck, dan crane didudukkan pada kerangka yang diinstall pada chasis truck.
  • Overhead Crane, memiliki girder yang memungkinkan trolly bergerak horizontal kesatu arah dan juga memiliki lintasan rel yang memungkinkan bergeraknya girder ke arah horizontal tegak lurus gerakan trolly. Crane jenis ini banyak dipakai pada bengkel-bengkel kerja.
  • Gantry Crane, mirip dengan overhead crane, hanya saja relnya ada dibawah yang menyangga rangka kaki dari pemegang horizontal girder. Crane jenis ini banyak ditemui dibengkel-bengkel besar semacam galangan kapal, pelabuhan dll.
  • Semi Gantry Crane, adalah gabungan antara overhead dan gantry crane
  • Wall Crane, umumnya dipasang didinding atau tiang. Dengan gerak yang lebih terbatas, umunya digunakan untuk keperluan bengkel kecil.
  • Floating Crane, adalah sebutan umum crane dimana rotating superstructure, power plant, operating machinery, dan boom dipasang pada barge atau pontoon. Power plant mungkin saja dipasang dibawah deck. (sr 281012 hna)